Info Beasiswa D1 D3 S1 S2

Rabu, 17 Oktober 2012

Data Flow Diagram (DFD)


Pengertian Data Flow Diagram (DFD) 

Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi.

Komponen Data Flow Diagram

BENTUK DATA FLOW DIAGRAM 

Terdapat dua bentuk DFD, yaitu 


      1. Diagram Alur Data Fisik (DADF) 
DADF lebih tepat digunakan untuk menggambarkan sistem yang ada (sistem yang lama). Penekanan dari DADF adalah bagaimana proses-proses dari sistem diterapkan (dengan cara apa, oleh siapa dan dimana), termasuk proses-proses manual. 


     2. Diagram Alur Data Logika (DADL) 
DADL lebih tepat digunakan untuk menggambarkan sistem yang akan diusulkan (sistem yang baru). Untuk sistem komputerisasi, penggambaran DADL hanya menunjukkan kebutuhan proses dari sistem yang diusulkan secara logika, biasanya proses-proses yang digambarkan hanya merupakan proses-proses secara komputer saja. 


Diagram Alur Data Fisik (DADF) 
Diagram Alur Data Logika (DADL)


SYARAT-SYARAT PEMBUATAN DATA FLOW DIAGRAM 

Syarat pembuatan DFD ini akan menolong profesional sistem untuk menghindari pembentukkan DFD yang salah atau DFD yang tidak lengkap atau tidak konsisten secara logika. Beberapa syarat pembutan DFD dapat menolong profesional sistem untuk membentuk DFD yang benar, menyenangkan untuk dilihat dan mudah dibaca oleh pemakai. 

Syarat-syarat pembuatan DFD ini adalah : 
1. Pemberian nama untuk tiap komponen DFD 
2. Pemberian nomor pada komponen proses 
3. Penggambaran DFD sesering mungkin agar enak dilihat 
4. Penghindaran penggambaran DFD yang rumit 
5. Pemastian DFD yang dibentuk itu konsiten secara logika 

Sumber :
lecturer.eepis-its.edu/~hero/datahero/kuliah/RPL/DFD-1.pdf


Definisi dan Simbol Flowchart

A. PENGERTIAN DASAR FLOWCHART
  Adalah Bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan
langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Flowchart  merupakan cara
penyajian dari suatu algoritma

Dalam penulisan Flowchart dikenal dua model, yaitu

1. System Flowchart :
      Yaitu : bagan Yang memperlihatkan urutan prosedure dan proses dari beberapa file di dalam media      tertentu.  Melalui flowchart ini terlihat jenis media penyimpanan yang dipakai dalam pengolahan data.

2. Program Flowchart
      Yaitu: Bagan yang memperlihatkan  urutan dan hubungan proses dalam suatu
 program.

Dua jenis metode penggambaran program flowchart :

 1)  Conceptual flowchart, menggambarkan alur pemecahan masalah secara global

2)  Detail flowchart, menggambarkan alur pemecahan masalah secara rinci


      B. Simbol-simbol Flowchart
Simbol-simbol yang di pakai dalam flowchart dibagi menjadi 3 kelompok :
    1) Flow direction symbols
           – Digunakan untuk menghubungkan simbol satu dengan yang lain
           – Disebut juga connecting line

    2) Processing symbols
          - Menunjukan jenis operasi pengolahan dalam suatu  proses /prosedur

    3) Input / Output symbols
         - Menunjukkan jenis peralatan yang digunakan sebagai media input atau output.

          Flow Direction Symbols
                               


Processing Symbols
                               


Input / Output symbols 
                                
Sumber :
sitarokab.go.id/downlotperda.php?




Senin, 08 Oktober 2012

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

Berikut pengertian-pengertian mengenai sistem informasi akuntansi (SIA) :1. Wilkinson (1991)
Sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan suatu kerangka pengkordinasian sumber daya (data, meterials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.
2. Gelinas, Orams, dan Wiggins (1997)
Mendefinisikan sistem informasi akuntansi (SIA) sebagai subsistem khusus dari sistem informasi manajemen yang tujuannya adalah menghimpun, memproses dan melaporkan informsi yang berkaitan dengan transaksi keuangan.


Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Menurut Bodnard dan Hopwood (2000:23) sistem informasi akuntansi adalah kumpulan sumber daya seperti manusia dan peralatan yang diatur untuk mengubah data menjadi informasi. Menurut Baridwan (1996:4) sistem informasi akuntansi adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah, menganalisa dan komunikasikan informasi keuangan yang relevan untuk pengambilan keputusan kepada pihak-pihak luar (seperti inspeksi pajak, investor dan kreditur ) dan pihak-pihak dalam (terutama manajemen )

Dari beberapa definisi yang diberikan diatas dapat di jelaskan bahwa Sistem Informasi Akuntasi mengolah data. Data yang diolah sistem informasi akuntansi adalah data yang bersifat keuangan. Sistem informasi akuntansi hanya terbatas pada pengolahan data yang bersifat keungan saja, sehingga informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi akuntansi perusahaan hanya informasi keuangan saja.

Sumber
http://tomdjoke.blogspot.com/2010/12/definisi-sistem-informasi-akuntansi.html
http://riezquchiha.wordpress.com/2010/10/09/sistam-informasi-akuntansi-sia/
http://duniabaca.com/pengertian-sistem-informasi-akuntansi.html

Pengertian Akuntansi


    Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi,  lembaga pemerintah.

    Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis". Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan.


    Dari pengertian-pengertian Akuntansi diatas, maka akuntansi terdiri dari tiga aktivitas atau kegiatan utama yaitu:
  1. Aktivitas identifikasi yaitu mengidentifikasikan transaksi-transaksi yang terjadi dalam perusahaan.
  2. Aktivitas pencatatan yaitu aktivitas yang dilakukan untuk mencatat transaksi-transaksi yang telah diidentifikasi secara kronologis dan sistematis.
  3. Aktivitas komunikasi yaitu aktivitas untuk mengkomunikasikan informasi akuntansi dalam bentuk laporan keuangan kepada para pemakai laporan keuangan atau pihak yang berkepentingan baik internal perusahaan maupun pihak eksternal.
   Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Contohnya adalah Chartered Accountant (FCA, CA or ACA),Chartered Certified Accountant(ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant (CPA), dan Certified General Accountant (CGA). Di Indonesia, akuntan publik yang bersertifikat disebut CPA Indonesia (sebelumnya: BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik).

Sumber:

Pengertian Informasi


Secara Etimologi Kata informasi berasal dari kata perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”

Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari ordersekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. 

Pengertian lain tentang informasi atau definisi informasi adalah data yang diolah dan dibentuk menjadi lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Informasi merupakan pengumpulan dan pengolahan data untuk memberikan keterangan atau pengetahuan. Maka dengan demikian sumber informasi adalah data. Data adalah kesatuan yang menggambarkan suatu kejadian atau kesatuan nyata.

istilah Informasi dapat digunakan sebagai :
1. Masukan sensorik
2. Representasi dan Kompleksitas

Sumber :


Minggu, 07 Oktober 2012

Pengertian Sistem


Kata sistem sendiri berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.
Sistem adalah susunan komponen yang saling berhubungan satu sama lain, sehingga antara komponen-komponen itu akan saling bergantung terhadap komponen yang lainya untuk mencapai suatu tujuan.

Jenis-jenis Sistem, yaitu:
- Terbuka & tertutup
– Sistem buatan & alam

Pada prinsipnya, setiap sistem selalu terdiri atas empat elemen:

1. Objek, yang dapat berupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia dapat benda fisik, abstrak, ataupun        keduanya sekaligus; tergantung kepada sifat sistem tersebut.

2. Atribut, yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.

3. Hubungan internal, di antara objek-objek di dalamnya.

4. Lingkungan, tempat di mana sistem berada.

Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu :
1. tujuan,
2. masukan,
3. proses,
4. keluaran,
5. batas,
6. mekanisme pengendalian
7. umpan balik serta lingkungan

Sumber :
http://ferdinandwisnu.wordpress.com/2012/10/02/pengertian-sistem/
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem

Senin, 26 Maret 2012

Dewa Wisnu




Tokoh pewayangan yang akan menjadi pembahasan saya pada tulisan kali ini adalah mengenai wisnu. Dalam pembahasan terdapat dua versi yaitu
1. Versi susastra hindu
2. Versi pewayangan jawa

Wisnu Dalam Susastra Hindu


Mari kita bahas satu persatu. Menurut susastra hindu bahwa kata viṣṇu berasal dari bahasa sanskerta, akar katanya viś, (yang berarti "menempati", "memasuki", juga berarti "mengisi" — menurut regweda), dan mendapat akhiran nu. Kata wisnu dapat diartikan: "sesuatu yang menempati segalanya". Pengamat weda, yaska, dalam kitab nirukta, mendefinisikan wisnu sebagai vishnu vishateh ("sesuatu yang memasuki segalanya"), dan yad vishito bhavati tad vishnurbhavati (yang mana sesuatu yang tidak terikat dari belenggu itu adalah wisnu).

Akar kata viś juga dihubungkan dengan viśva ("segala"). Pendapat berbeda-beda mengenai penggalan suku kata "wisnu" misalnya: vi-ṣṇu ("mematahkan punggung"), vi-ṣ-ṇu ("memandang ke segala penjuru") dan viṣ-ṇu ("aktif"). Penggalan suku kata dan arti yang berbeda-beda terjadi karena kata wisnu dianggap tidak memiliki suku kata yang konsisten.

Tahukah kamu bahwa di dalam susastra hindu nama wisnu lebih banyak disebutkan di antara dewa-dewi lainnya. Hal ini dapat dibuktikan misalnya, dalam kitab weda, dewa wisnu muncul sebanyak 93 kali. Ia sering muncul bersama dengan indra, yang membantunya membunuh wretra, dan bersamanya ia meminum soma. Hubungannya yang dekat dengan indra membuatnya disebut sebagai saudara. Dalam weda, wisnu muncul tidak sebagai salah satu dari delapan aditya, namun sebagai pemimpin mereka. Karena mampu melangkah di tiga alam, maka wisnu dikenal sebagai tri-wikrama atau uru-krama untuk langkahnya yang lebar. Langkah pertamanya di bumi, langkah keduanya di langit, dan langkah ketiganya di dunia yang tidak bisa dilihat oleh manusia, yaitu di surga (waw keren yah)

Skarang kita akan masuk ketahap selanjutnya yaitu mengenal berbagai macam bentuk dari dewa wisnu dalam ajaran filsafat waisnawa (terutama di india), wisnu disebutkan memiliki tiga aspek atau perwujudan lain. Ketiga wujud tersebut yaitu: kāraṇodakaśāyi vishnu atau mahā vishnu; garbhodakaśāyī vishnu; dan kṣirodakasāyī vishnu. Menurut bhagawadgita, ketiga aspek tersebut disebut "puruṣa avatāra", yaitu penjelmaan wisnu yang memengaruhi penciptaan dan peleburan alam material..
Dalam ajaran di asrama waisnawa di india, wisnu diasumsikan memiliki lima wujud, yaitu:
• Para. Para merupakan wujud tertinggi dari dewa wisnu yang hanya bisa ditemui di sri waikunta, juga disebut moksha, bersama dengan pasangannya — dewi lakshmi, bhuma dewi dan nila di sana ia dikelilingi oleh roh-roh suci dan jiwa yang bebas.
• Vyuha. Dalam wujud vyuha, dewa wisnu terbagi menjadi empat wujud yang mengatur empat fungsi semesta yang berbeda, serta mengontrol segala aktivitas makhluk hidup.
• Vibhava. Dalam wujud vibhava, wisnu diasumsikan memiliki penjelmaan yang berbeda-beda, atau lebih dikenal dengan sebutan awatara, yang mana bertugas untuk membasmi kejahatan dan menegakkan keadilan di muka bumi.
• Antaryami. Antaryami atau “sukma vasudeva” adalah wujud dewa wisnu yang berada pada setiap hati makhluk hidup.
• Arcavatara. Arcavatara merupakan manifestasi wisnu dalam imajinasi, yang digunakan oleh seseorang agar lebih mudah memujanya sebab pikirannya tidak mampu mencapai wujud para, vyuha, vibhava, dan antaryami dari wisnu.


Dalam purana, wisnu disebutkan bersifat gaib dan berada dimana-mana. Untuk memudahkan penghayatan terhadapnya, maka simbol-simbol dan atribut tertentu dipilih sesuai dengan karakternya, dan diwujudkan dalam bentuk lukisan, pahatan, dan arca. Dewa wisnu digambarkan sebagai berikut:
  • Seorang pria yang berlengan empat. Berlengan empat melambangkan segala kekuasaanya dan segala kekuatannya untuk mengisi seluruh alam semesta.
  • Kulitnya berwarna biru gelap, atau seperti warna langit. Warna biru melambangkan kekuatan yang tiada batas, seperti warna biru pada langit abadi atau lautan abadi tanpa batas.
  • Di dadanya terdapat simbol kaki resi brigu.
  • Juga terdapat simbol srivatsa di dadanya, simbol dewi laksmi, pasangannya.
  • Pada lehernya, terdapat permata kaustubha dan kalung dari rangkaian bunga
  • Memakai mahkota, melambangkan kuasa seorang pemimpin
  • Memakai sepasang giwang, melambangkan dua hal yang selalu bertentangan dalam penciptaan, seperti: kebijakan dan kebodohan, kesedihan dan kebahagiaan, kenikmatan dan kesakitan.
  • Beristirahat dengan ranjang ananta sesa, ular suci.
  • Wisnu sering dilukiskan memegang empat benda yang selalu melekat dengannya, yakni:
  • Terompet kulit kerang atau shankhya, bernama "panchajanya", dipegang oleh tangan kiri atas, simbol kreativitas. Panchajanya melambangkan lima elemen penyusun alam semesta dalam agama hindu, yakni: air, tanah, api, udara, dan ether.
  • cakram, senjata berputar dengan gerigi tajam, bernama "sudarshana", dipegang oleh tangan kanan atas, melambangkan pikiran. Sudarshana berarti pandangan yang baik.
  • gada yang bernama komodaki, dipegang oleh tangan kiri bawah, melambangkan keberadaan individual.
  • Bunga lotus atau padma, simbol kebebasan. Padma melambangkan kekuatan yang memunculkan alam semesta.


Versi pewayangan jawa

Dalam pementasan wayang jawa, wisnu sering disebut dengan gelar sanghyang batara wisnu. Menurut versi ini, wisnu adalah putra kelima batara guru dan batari uma. Ia merupakan putra yang paling sakti di antara semua putra batara guru.
Menurut mitologi jawa, wisnu pertama kali turun ke dunia menjelma menjadi raja bergelar srimaharaja suman. Negaranya bernama medangpura, terletak di wilayah jawa tengah sekarang. Ia kemudian berganti nama menjadi sri maharaja matsyapati, merajai semua jenis binatang air.
Selain itu wisnu juga menitis atau terlahir sebagai manusia. Titisan wisnu menurut pewayangan antara lain:

  1. Srimaharaja kanwa.
  2. Resi wisnungkara
  3. prabu arjunasasrabahu
  4. sri ramawijaya
  5. sri batara kresna
  6. prabu airlangga
  7. prabu jayabaya
  8. prabu anglingdarma
  9. prabu ken arok
  10. prabu kertawardhana




Template by:
Free Blog Templates